Minggu, 18 Juli 2021

STUDY OF CHEMICAL CONCENTRATION OF MAIN INGREDIENTS FOR MAKING PORTLAND COMPOSITE CEMENT

 


Scientific Journal Widya Teknik
Volume 20 No. 1  2021
ISSN 1412-7350  e-ISSN 2621-3362


Herianus Manimoy1, Yuwinta Erlina Tonu Lema2, Eflin  Dollu  Klaping3

M. Tang4, Loth Botahala5*

1, 5 Chemistry Study Program, Universitas Tribuana Kalabahi, Alor-NTT-Indonesia

2 Department of Transportation of Alor Regency-NTT-Indonesia
3 SMP N Pailawang, Pantar District, Alor Regency-NTT-Indonesia
4Chemical Engineering Study Program, University of Bosowa, Makassar


*e-mail: botahala@gmail.com

ABSTRACT.

This study aims to determine the concentration of the main raw material compounds of cement making before adding limestone additives and determining the compressive strength and porosity and water absorption of cement before adding limestone additives. The result showed that cement with the concentration of 3CaO.SiO2 = 96,9%; 2CaO.SiO2 = negative; 3CaO.Al2O3 = 4,4%; 4CaO.Al2O3.Fe2O3 = 9.7%. If added limestone additive then it will decrease the adhesiveness and create a very wide pore that can make a building becomes fragile. Such concentrated cement can not withstand the reaction of other particles from the air.

Keywords: raw material of cement, analysis of the concentration of cement compound

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan menentukan konsentrasi senyawa bahan baku utama pembuatan semen sebelum menambahkan aditif batu kapur dan menentukan kekuatan tekan serta porositas dan daya serap air dari semen sebelum menambahkan aditif batu kapur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semen dengan konsentrasi senyawa 3CaO.SiO2 = 96,9%; 2CaO.SiO2 = tidak ditemukan; 3CaO.Al2O3 = 4,4%;  4CaO.Al2O3.Fe2O3 = 9,7%. Jika ditambahkan bahan aditif batu kapur maka akan menurunkan daya rekat dan menciptakan pori yang sangat luas sehingga dapat membuat suatu bangunan menjadi rapuh. Semen dengan konsentrasi seperti ini pun tidak dapat tahan terhadap reaksi unsur lain dari udara.

 Kata kunci : bahan baku semen, analisis konsentrasi senyawa semen

http://journal.wima.ac.id/index.php/teknik/article/view/3020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar